Selasa, 08 Mei 2012

Kegiatan-kegiatan Pengurus PAC IPNU-IPPNU Kec. Mijen Periode 2010-2012


REKAPITULASI KEGIATAN
PIMPINAN ANAK CABANG
IKATAN PELAJAR NAHDLATUL ULAMA
IKATAN PELAJAR PUTRI NAHDLATUL ULAMA
KECAMATAN MIJEN
MASA KHIDMAH 2010-2012

NO
TANGGAL
TEMPAT
PELAKSANA
KEGIATAN
1
20-21 Juni 2010
Gedung MWC
PAC Mijen
Pengajian Umum, Pelantikan dan Raker Pengurus PAC Mijen
2
2 Juli 2010
Rumah Rekan Taba
PAC Mijen
Tindaklanjut Raker dan Tawassulan
3
10-17 Juli 2010
MTs dan MA seKecamatan
PAC Mijen dan Cabang
Mopdik dan Pembentukan Komisariat
4
25 Juli 2010
SD 2 Tanggul
PAC  Mijen dan R.Tanggul
Pelantikan Ranting Tanggul
5
1 Agustus 2010
Gedung MWC
PAC Mijen
Kordinasi Pengurus PAC
6
6 Agustus 2010
MTs Darussalam
PAC Mijen dan R. Bermi
Pelantikan Ranting Bermi dan Komisariat Darussalam
7
14-15 Agust 2010
Gedung MWC
PAC Mijen
Pesantren Romadlon dan Kunjungan PW IPNU Jateng 2010
8
27 Agustus 2010
Masjid Tanggul
Ranting Tanggul
Peringatan Nuzulul Qur’an
9
5 Septemb 2010
Gedung MWC
PAC Mijen
Kordinasi Pengurus PAC & Pembentukan Panitia kegiatan Halal Bi halal Pelajar 2010
10
14 Septemb 2010
Rumah Tokoh Masy.
PAC Mijen
Halal Bi Halal Tokoh Masyarakat Kec.Mijen.
11
18 Septemb 2010
Gedung MWC
PAC Mijen
Kordinasi Pengurus PAC dan Panitia Halal bi Halal
12
23 Septemb 2010
MTs Mifda Jleper
PAC Mijen
Pengajian Akbar, Halal Bi Halal dan Pelantikan Komisariat MTs & MA Mifda
13
7 Oktober 2010
Kantor Kecamatan
Pemerintah Kecamatan
Penyuluhan Narkoba
14
17 Oktober 2010
Gedung MWC
PAC Mijen
Kordinasi Pengurus PAC
15
24 oktober 2010
MTs Nurul  Huda Geneng
PAC Mijen Dan MTs NH
Pelantikan Komisariat MTs Nurul Huda Geneng
16
6 November 2010
Gedung MWC
PAC Mijen
Kordinasi Pengurus PAC
17
14 Novemb 2010
Gedung MWC
PAC Mijen
Istighosah Bencana Merapi
18
17-20 Nov. 2010
Ds.Bermi,Mlaten, Geneng
PAC Mijen Dan Ranting
Penggalangan Dana Bencana Merapi
19
21-22 Nov. 2010
Serdayu Muntilan Magelang
PAC Mijen
Relawan dan Ngantar Bantuan
20
7 Desember 2010
Gedung MWC
PAC Mijen
Memperingati Awal Tahun Hijriah dan Do’a Bersama
21
19 Desemb 2010
Dempet
PAC Dempet
Mengikuti Lakmud
22
16 Januari 2011
Rumah Rekan Agil
PAC Mijen
Kordinasi Pengurus PAC dan Pembentukan Panitia Makesta
23
22 Januari 2011
Rumah Rekan Anwar
PAC & Panitia Makesta
Kordinasi Pengurus PAC dan Panitia Makesta
24
28 Januari 2011
MTs Samailul Huda
PAC Mijen
Kordinasi Pengurus PAC dengan Komisariat MTs
25
29-30 Januar 2011
Gedung MWC
PAC Mijen
Kegiatan MAKESTA
26
10 Februari 2011
SMA I An-Nidhom
PAC Mijen
Pembekalan Materi Lakmud jelang Lakut
27
13-15 Febru 2011
Gedung MWC & PonPes Bermi
PC Demak
Kegiatan LAKUT dan DIKLATAMA
28
27 Febru. 2011
Gedung MWC
PC Demak, PAC & PPKM
Tryout Tingkat SLTA
29
18 Maret 2011
Rumah Rekan Taba
PAC Mijen
Kordinasi Pengurus PAC
30
1 April 2011
PonPes Darussalam
PAC MIjen
Tindak Lanjut Makesta dan Pengesahan PPKM
31
2 April 2011
MTs Nurul Huda Geneng
PAC Mijen
Pembahasan Soal Tryout
32
15 April 2011
Gedung MWC
PAC Mijen dan PPKM
Pembahasan Materi MAkesta
33
17 April 2011
Rumah Rekan Taba
PAC Mijen
Diskusi “ NU dan Muhammadiyyah Organisasi terbesar Di Indonesia, Kenapa harus pilih NU?”
34
13 Mei 2011
Gedung MWC
PAC MIjen dan PPKM
Kordinasi Pengurus PAC dan Pengurus PPKM
35
29 Mei 2011
Rumah Rekan Anwar
PAC Mijen
Diskusi “ Aswaja dan Aliran yang menyimpang”
36
10 Juni2011
Gedung MWC
PAC Mijen
Kordinasi Pengurus PAC
37
3 Juli 2011
Rumah Rekanita Rufi’ Tanggul
PAC Mijen
Evaluasi Tahun Pertama dan Raker 2
38
8 Juli 2011
Gedung MWC
PAC Mijen
Pembekalan Materi IPNU-IPPNU MOPDIK
39
13 Juli 2011
SMA I An-Nidhom
SMA I An-Nidhom
Pemateri Mopdik
40
24 Juli 2011
Gedung MWC
PAC Mijen dan PPKM
Rapat Kordinasi OSIS sekecamatan Mijen
41
28 Juli 2011
Rumah Rekan Taba
PAC Mijen dan Cabang
Foto KTA IPNU-IPPNU
42
7 Agust 2011
Gedung MWC
PAC Mijen dan PPKM
Pembentukan Panitia Halal Bi Halal Pelajar 2011
43
13 Agustu 2011
Masjid Baitur Rohim Mlaten
PAC Mijen
Buka Bersama
44
19 Agust 2011
SMA 1 Mijen
PAC Mijen dan Panitia
Kordinasi dan Pembentukan Panitia Lokal
45
21 Agust 2011
Gedung MWC
PAC Mijen dan Pantia
Kordinasi Pengurus PAC dan Panitia Halal Bi halal tahun 2011
46
8 Septemb 2011
Gedung MWC
PAC MIjen dan Panitia
Kordinasi Pengurus PAC dan Panitia serta Halal Bi halal Husus
47
11 Septemb 2011
SMA 1 Mijen
PAC Mijen dan PPKM
Halal Bi Halal Pelajar Se-Kec. Mijen tahun 2011
48




49




50




51
1 januari 2012
Gedung MWC
PAC Mijen
Refleksi tahun baru 2012 dan pembentukan Panitia Lakmud
52
22 Januari
Gedung MWC
PAC Mijen
Rapat kordinasi panitia Lakmud
53
28-29 Januari
MA NU Raden Umar Said Colo Kudus
PAC Mijen
Kegiatan LAKMUD dan Study banding dengan PAC IPNU-IPPNU Dawe Kudus
54
12 Februari
Gedung MWC
PAC Mijen
Pertemuan Alumni Lakmud
55
26 Februari
Gedung MWC
PAC & PPKM (Alumni Lakmud)
Pertemuan Rutin Alumni Lakmud
56
4 Maret
Rumah Rekan Anwar
PAC Mijen
Memperingati Harlah IPNU-IPPNU
57
11 Maret
Rumah Rekanita Ulya
PAC Mijen
Tahlil dan do’a untuk bapaknya rekanita Ulya
58
25 Maret
Gedung MWC
PAC Mijen
Pertemuan Rutin Alumni Lakmud
59
29 April
Gedung MWC
PAC Mijen
Rapat Kordinasi PAC, PR dan PK

Artikel


MEMBANGUN PERADABAN BANGSA BERSAMA IPNU dan IPPNU
OLEH NURUL ASROR, S.E*


Sebagai organisasi sosial keagamaan dan kepemudaan, IPNU dan IPPNU senantiasa dituntut untuk mengaktualisasikan tiga visi besar. Pertama, visi keislaman. Dengan visi ini kader IPNU dan IPPNU dituntut untuk “membumikan” nilai-nilai keislaman ala ahlussunnah waljamaah pada semua aspek kehidupan umat. Hal ini wajar, sebab ia merupakan organisasi badan otonom NU, organisasi terbesar di Indonesia yang selalu berpegang teguh pada ajaran-ajaran ahlussunnah wal jamaah. Dan IPNU dan IPPNU baik secara moral maupun organisasional mempunyai kewajiban untuk mendukung perjuangan yang akan dilakukan oleh Nahdlotul Ulama (NU). Untuk itu IPNU dan IPPNU harus benar-benar menjadi kader muda NU yang kelak mampu melanjutkan estafet kepemimpinan generasi tua. Dengan ungkapan lain, generasi muda, termasuk IPNU dan IPPNU memiliki tanggungjawab besar dan peran strategis untuk membangun peradaban bangsa Indonesia. Sebab ditangan merekalah masa depan dan nasib bangsa ini dipertaruhkan.
Apabila IPNU dan IPPNU mlempem atau loyo, dapat dipastikan NU bangsa Indonesia mendatang akan semakin tidak karuan. Ini logis sekali, sebab generasi muda yang diharapkan mampu melanjutkan estafet kepemimpinan agama dan bangsa ternyata “mati”. Sehingga tidak ada lagi pemimpin agama dan bangsa yang berkualitas, cerdas, berakhlak mulia, jujur, adil, cinta kasih, membasmi kebathilan dan membela yang benar.
Berbeda jika IPNU dan IPPNU sebagai generasi muda NU, mempunyai semangat tinggi untuk berlatih untuk mengembangkan diri serta meningkatkan kualitas sumberdaya manusia, niscaya bangsa ini kelak akan menjadi bangsa yang adil, makmur dan bermoral. Cita-cita baldatun toyyibatun warobun ghofur tercapai, sebab kita pemimpin yang bijaksana dan berkualitas.
Kedua, visi keilmuan. Keputusan Konggres IPNU XIV dan IPPNU XIII di Surabaya yang telah berhasil mengembalikan IPNU dan IPPNU pada pelajar adalah komitmen besar untuk membangun bais keilmuan. Sebagai generasi muda NU, kader IPNU dan IPPNU dipersiapkan untuk menjadi kader bangsa yang berwawasan dan berintelektualisme tinggi. Hal ini karena tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia semakin kompleks. Sebagai bagiani potensi generasi muda Indonesia, IPNU dan IPPNU digadang-gadang untuk menjadi pemimpin bangsa.
Mengutip syair Syauqi Beik, “Generasi (pemuda) hari ini adalah pemimpin masa depan. Ditanganyalah maju dan mundurnya bangsa dipertaruhkan”. Dalam konteks ini IPNU dan IPPNU-lah yang menjadi tonggak bagi kemajuan bangsa serta mewujudkan kepercayaan diri, serta tidak menjadi beban sosial masyarakat. Lebih jauh, dengan bertambahnya wawasan dan pengetahuan diharapkan generasi muda NU lebih bersikap dewasa, berpikir luas, terbuka dalam mengarungi kehidupan ini.
Dengan demikian tidak zamannya lagi kader-kader IPNU dan IPPNU alergi belajar ekonomi, biologi, astronomi, antropologi, soiologi, kedokteran, matematika, biologi, fisika, kimia, fotografi, bahasa, pertanian dan lain-lain. Bahkan wajib bagi generasi muda untuk mempelajarinya. Jika hal ini dilaksanakan, maka kader-kader NU akan memiliki kualitas sumber daya manusia yang baik.
Kiranya apa yang menjadi sabda pengendika Habib Luthfi patut menjadi pegangan kader muda NU, beliau mengatakan bahwa yang penting IPNU dan IPPNU sekarang mempunyai semangat yang tinggi, tidak loyo dan harus siap tempur menghadapi segala persoalan dimuka bumi ini. Generasi muda NU harus menjadi pemuda yang tangguh, mampu menjadi tasbih, kalau malam untuk dzikir, kalau siang menjadi sempoa (alat penghitung Cina). Artinya, anak muda NU tidak cukup bisa ngiwir baca kitab, namun juga harus bisa jadi ekonom, pengusaha dan lain-lain.
Ketiga, visi kekaderan. Visi ini harus mengharuskan pada kader IPNU dan IPPNU untuk menempatkan organisasi sebagai wadah membina anggota dan berlatih agar menjadi kader-kader yang memiliki komitmen terhadap perjuangan organisasi, bertanggungjawab dalam mengembangkan dan membentengi organisasi serta diharapkan dapat memebentuk pribadi yang berakhlakul karimah dan menghayati serta mengamalkan ajaran ahlussunnah wal jama’ah. Selain itu kader IPNU dan IPPNU harus memiliki wawasan kebangsaan yang luas dan utuh, memiliki komitmen terhadap ilmu pengetahuan, serta memiliki teknis mengembangkan organisasi kepemimpinan dan kemandirian.
Akan tetapi, di samping itu, satu yang tidak boleh kita abaikan, apalagi kita lupakan adalah informasi. Untuk mewujudkan cita-cita IPNU dan IPPNU, mau tidak mau kader-kader NU harus mampu menguasai teknologi informasi. Jelasnya, di zaman komputer, internet, fardlu “ain” bagi generasi muda NU menguasai informasi. Jangan sampai IPNU dan IPPNU buta akan informasi, sebab saat ini informasilah yang sedang menjadi raja di dunia. Siapa yang menguasai informasi, dialah yang menjadi raja, penguasa. Untuk itu dalam rangka menambah wawasan dan meningkatkan SDM, kader-kader NU juga harus bisa menguasai serta memanfaatkan informasi sebaik mungkin.
Akhirnya, dengan berbekal visi keislaman, keilmuan dan kekaderan serta penguasaan teknologi informasi, insya Allah kader-kader IPNU dan IPPNU akan mampu mewujudkan perjuangan “membumikan” ajaran-ajaran Islam ala ahlussunnah wal jama’ah dengan baik dan relevan. Juga, dapat menjadi generasi penerus yang mampu meneruskan estafet perjuangan generasi sepuh. IPNU lah yang nantinya bisa membangun peradaban Islam par exellent (ngetop) serta mewujudkan izzul Islam wal muslimin.